Panther Mania

Forum komunikasi bagi sesama pengguna Isuzu Panther, sekaligus sebagai tempat untuk bertukar informasi sekitar produk Panther.

Tuesday, August 30, 2005

Mobil Hibrida dengan Dua Mesin Listrik

http://www.kompas.co.id/otomotif/news/0501/27/231036.htm
Mobil Hibrida dengan Dua Mesin Listrik
Jakarta, Kompas

OPEL Astra Diesel Hybrid Concept merupakan kendaraan konsep berpenggerak roda
depan yang menyandang mesin diesel dengan kapasitas 1.7 Liter, yang
dilengkapi dengan dua mesin listrik. Mobil konsep itu dapat menghemat
konsumsi bahan bakar sampai dengan 25 persen, tanpa kehilangan performa
sebagai mobil yang asyik dikendarai (fun to drive).

OPEL Astra Diesel Hybrid Concept, yang didasarkan pada Opel Astra GTC, dibuat
di pusat pengembangan teknik General Motors di Ruesselsheim, Jerman. Sistem
dua mesin listrik itu merupakan titik awal bagi General Motors untuk
berkolaborasi dengan DaimlerChrysler.

Dua mesin listrik itu yang dikontrol secara elektronis itu akan beroperasi
seperti rangkaian gigi persneling untuk menciptakan sistem pengendaraan yang
bervariasi (variable drive). Dua mesin listrik itu dapat ditempatkan di
ruangan yang merupakan tempat di mana persneling otomatik konvensional
diletakkan. Sebuah baterai yang menyediakan tenaga (listrik) bagi dua mesin
listrik itu, dan juga memungkinkan penyaluran dorongan mesin listrik secara
penuh.

Studi yang dilakukan terhadap Astra Diesel Hybrid memperlihatkan bagaimana
komponen-komponen hibrida dapat diintegrasikan ke dalam mobil kompak (compact
car) tanpa mengurangi kenyamanan penumpang dan kegunaan (utilitas) kendaraan.
Baterai nickel- metal-hydride diletakkan di dalam ruangan tempat penyimpan
ban serep di bagasi, lengkap dengan kipas-kipas pendinginnya. Baterai itu
dikembangkan oleh spesialis baterai (aki), Varta.

Perangkat hibrida yang ringkas membuat perangkat itu dapat dipasangkan pada
kendaraan berpenggerak roda depan, belakang, dan empat roda. Serta juga dapat
dengan mudah diadaptasikan pada mesin bensin dan mesin diesel.

ASTRA Diesel Hybrid digerakkan oleh mesin diesel turbo 1.7 Liter bertenaga
maksimum 125 PK lengkap dengan filter partikel bebas rawat, dan dua mesin
listrik masing-masing dengan tenaga maksimum 41 PK dan 54 PK.

Sesuai dengan kondisi pengendaraan, kedua mesin listrik itu akan menambah
tenaga yang dihasilkan mesin diesel turbo, yang sesungguhnya juga sudah cukup
besar. Sebuah perangkat yang canggih mengatur besarnya daya dorong mobil
tersebut.

Tenaga yang disalurkan dua mesin listrik itu secara drastik meningkatkan
performa mesin diesel turbo tersebut sehingga memberikan perasaan seolah-
olah tengah mengendarai mobil yang kapasitas mesinnya lebih besar.

Akselerasinya cukup menonjol untuk mobil yang menggunakan mesin diesel. Untuk
mengembangkan kecepatan sampai 100 kilometer per jam dari posisi berhenti,
hanya diperlukan waktu kurang dari 8 detik.

Dengan konsumsi bahan bakar di bawah 4 liter untuk menempuh perjalanan sejauh
100 kilometer, Astra Diesel Hybrid diarahkan untuk 25 persen lebih hemat
bahan bakar apabila dibandingkan dengan mobil bermesin diesel sekelas. Dengan
1 liter solar, Astra Diesel Hybrid dapat melakukan perjalanan sejauh lebih
dari 25 kilometer.

Konsumsi bahan bakar yang hemat itu diperoleh berkat bantuan dari mesin
listrik, termasuk matinya mesin dalam keadaan berhenti (idle) dan
berfungsinya mesin listrik saat mobil melanjutkan perjalanannya kembali.

Mesin listrik juga digunakan untuk menahan atau mengurangi kecepatan
(deselerasi), dan pada saat itulah mesin listrik tersebut berfungsi sebagai
generator yang mengisi listrik ke dalam baterai.

Yang istimewa adalah Astra Diesel Hybrid menggunakan dua sistem listrik yang
terpisah. Sistem penggerak menggunakan listrik tegangan tinggi, sementara
sistem yang satunya mengonversikan listrik untuk mengoperasikan sistem
tegangan listrik 12 volt untuk memfungsikan perangkat keamanan dan
kenyamanan, seperti lampu-lampu, penyejuk udara (AC), dan sistem audio.

Dari luar, Astra Diesel Hybrid yang tampak unik dengan atap kaca panoramik
yang memanjang dari ujung kaca depan (di antara pilar A dan pilar B) sampai
ke batas akhir pilar C, tidak tampak terlalu berbeda dengan versi aslinya,
Astra GTC. Namun, di dalam, panel instrumen yang biasanya merupakan tempat
tachometer (alat untuk memonitor putaran mesin per menit) kini digantikan
dengan alat untuk memonitor operasi dari sistem kerja hibrida. Alat itu
menunjukkan mesin mana yang sedang bekerja, mesin diesel atau mesin listrik,
atau kedua- duanya sedang bekerja. Alat lain di sebelahnya menunjukkan isi
listrik di dalam baterai.

Teknologi hibrida membantu mengurangi konsumsi bahan bakar, dan sekaligus
menjadikan perusahaan pembuat mobil dapat memenuhi ambang batas emisi
karbon-dioksida (CO2) yang dipersyaratkan. Dan, teknologi tersebut dapat
diterapkan di seluruh penjuru dunia. (JL)

1 Comments:

  • At 12:14 PM, Blogger PCGayver said…

    Mobil hybrid yang paling ngetop ya masih toyota prius, teknologinya udah ths II yaitu generasi kedua, yang lain masih ngikut, bahkan prius akan jadi anak perusahaan toyota seperti lexus

     

Post a Comment

<< Home